Grey zone

Learning. Sharing. Self-note. Review.

Home Archive for March 2016
Hari ini malam long weekend kedua di bulan maret 2016. Nothing special.
Jadi hari ini mau sharing tentang pengalaman seleksi MT Star Danone 2015 kemarin. Ceritanya sih flash back gitu mengingat-ingat lagi masa-masa gencarnya menjadi jobseeker. Dan karena ini udah tahun 2016, jadi di maklum-in aja ya kalo ceritanya rada gak detail.


Seleksi MT STAR Danone 2015.




Proses pertama : Daftar + tes Psikotes, B. Inggris secara ONLINE.

                Waktu itu dapet info ada MT Star dari Grup line angkatan. Dan akhirnya naluri sebagai jobseeker untuk daftar semua lowongan pun kemudian aktif. Buka link yang tertera di poster, masuk ke halaman danone nya, kemudian page karirnya dan daftar deh posisi MT Star dengan registrasi akun dengan masukin beberapa data. cukup capek sih ngisinya, karena lumayan banyak.  Setelah selesai isi data, confirm akun lewat email.

Setelah akun aktif, SHOCK. Disitu langsung dapet semacam informasi, bahwa harus langsung mengikuti tes psikotes dan bahasa inggris online yang ada pada link yang telah disediakan. Dodolnya, gue apply job ini di malam hari, tepatnya tengah malam. HAHA. Terpaksa harus ikutin tes psikotes + bahasa inggris saat itu juga, malam itu juga. Okedeh, gue niatin kerjain tes psikotes sambil tiduran di kasur (do not ever do this when you are applying job). Standar kok psikotesnya, ada cocokin gambar, ada sinonim kata, dan sebagainya. Gak Cuma sampe disitu, setelah selesai psikotes kita juga harus melanjutkan tes online bahasa inggris dengan jumlah soal kurang lebih 70 soal dengan batasan waktu 1jam. Serius, mata udah sepet! Tapi demi... anak cucu gue. *halah.

Dan gue pantang nyerah nyelesaiin soal ini, selesai deh. Tinggal nunggu hasilnya, kira-kira 2 minggu lagi.



Proses kedua : FGD

         ALHAMDULILLAH dapet email dari danone gue dinyatakan lolos proses pertama, psikotes dan tes bahasa inggris. Dan di undang untuk ke proses selanjutnya yaitu FGD (Forum Group Disscusion) bertempat di UI. Singkat cerita, pas hari H, sampe sana naik KRL, turun di stasiun UI dan lagi-lagi kepagian. Dari stasiun UI, jalan dikit ngelewatin hutan-hutan an gitu. Yauda gue sempet buat solat dzuhur, pas mau sholat gue nemu temen baru. Lumayan biar enggak terlalu tegang banget sendirian, ada yang di ajak ngobrol. Setelah beberapa menit nunggu di seuah auditorium gitu, akhirnya nama Syamei Rianinda di panggil sama petugas, sama beberapa nama lainnya. Berbekal pengalaman FGD sebelumnya, gue percaya diri bisa ngadepin tahap ini.

Yang pertama gue lakuin sebelum FGD dimulai, gue mencoba kenalan sama orang-orang yang menjadi kelompok FGD gue. Kemudian, masuk di sebuah ruang kelas gitu dengan bangku kuliah yang posisinya melingkar dengan seorang mba-mba cantik make baju seragam Danone. Disitu langsung di jelasin aturan FGD nya, dimana kita dikasih waktu untuk membaca dan memahami permasalahan, kemudian mendiskusikan dan menjelaskan kesimpulan dari hasil diskusi.

Hal yang kedua gue lakuin adalah mencari poin permasalahan dari soal yang diberikan, dan mencari jalan keluar yang out of the box  dengan alasan yang kuat dan out of the box juga. Jangan lupa di tulis di kertas. Menurut gue itu kertas juga megang peran penting buat penentuan. Tulis point nya aja, jangan bertele-tele

Yang ketiga, dengan lantang, percaya diri dan mimik yang meyakinkan ungkapin pendapat kalian. Gak dapet giliran pertama gak masalah, yang penting ketika kamu ngomong, pastiin orang lain ngerti apa yang kalian omongin dan perhatian mereka fokus ke kamu. Ada baiknya juga kalian mengomentari/mengkritik/melengkapi pendapat orang tanpa harus menjelek2an pendapat orang tersebut ataupun menyela orang saat sedang mengungkapkan pendapatnya. Cukup 2-3 kali berbicara di waktu yang tepat, dengan omongan yang berbobot dan juga tetap mendengarkan pendapat orang lain.

Yang terakhir, catat hasil kesepakatan kalian, kesimpulan kelompok. Kemudian saat mempresentasikan kesimpulan ke petugas, usahakan kalian ambil sedikit peran, baik itu menambahkan, menyimpulkan ataupun menegaskan hasil kesimpulan.



Proses ketiga : Interview HRD.

        Alhamdulillah lagi, dapet kabar lolos lagi dari tahap FGD. Pengumumannya cukup cepet. Siangnya FGD, malemnya udah ada pengumuman. Di tahap FGD banyak banget orang yang gugur. Selanjutnya, untuk besok, lanjut proses interview dengan HRD di tempat yang sama saat proses FGD. Singkat cerita, gue di panggil dan masuk ke ruangan. Disitu ada 3 meja, 2 meja udah terisi sama masing-masing 1 HRD dan 1 peserta seleksi MT Star. 1 meja lagi ada seorang HRD/interviewer dengan nama yang gak asing. Mas Aldy! Dia punya blog, dan salah satu postingannya tentang Danone Youth (semacam MT Star juga di tahunnya mas Aldy), dan di antara blog tentang pengalaman seleksi MT Star, menurut gue blog dia paling lengkap dan informatif. Dan gue merasa berutang budi sama mas Aldy ini, karena berkat blog dia gue bisa sampe tahap ini. Huehue.

       Kemudian interview berlanjut selama hampir 45 menit. Berisi pertanyaan standar tentang : perkenalan, pengalaman, harapan kalian di 5tahun kedepan, kenapa daftar MT Star danone. Eits, tapi interview ini FULL ENGLISH!. Saran gue, persiapin mateng-mateng jawaban kalian in English. Dan jangan nerveous. PD!

         Dan jujur, disini kesalahan terbesar gue. Disaat gue di interview, gue nerveous banget. Jadi gue nge blank banget. Semua persiapan yang udah gue buat pun mendadak hilang dr otak gue. Kacau. Jadi, buat kalian inget jangan pernah nerveous saat interview, tenangin diri kalian dan persiapkan sebaik mungkin.



Proses keempat : Interview User

         Bener aja feeling gue. Gue gagal di tahap Interview HRD kemaren because of my nervousness. Jadi gue gabisa lanjut ke tahap ini, dan sorry, gue gabisa sharing di tahap ini. Huhu. Alhamdulillah sih udah bisa sampe sejauh ini. dan banyak yang bisa gue dapet dari proses seleksi ini. semoga kalian beruntung!

          Oiya! Sedikit info, kalo kalian lolos tahap ini, kalian langsung masuk proses Medical Check Up kemudian lanjut ke sign contract deh.






P.S :
Ini blog mas Aldy yang super lengkap : Here. Kalo di google dengan keyword danone mt star pun kayanya blog mas Aldy ini sih yang bakal muncul paling atas. Haha.


Oiya, curhat sedikit. Setelah beberapa bulan dinyatakan gak lolos dari MT Star, gue dapet email dari mas Aldy! Whaa :” . gue ditawarin untuk menjadi pegawai HRD Danone. subhanAllah. Gak nyangka banget. Akhirnya gue sempet dateng ke kantor danone di daerah kuningan, untuk interview user walaupun bukan untuk MT Star. Ketemu lagi sama mas Aldy, dan di anterin buat ketemu sama User. Sayangnya, pas penawaran kontrak gue gak bisa terima tawaran ini karena udah terlanjur terikat kontrak sama perusahaan lain. jadi see you next time Danone!
Am i going to be alright without that person? 

They say, as long as it is not an oxygen, you could live well without it. 

I was holding that person too long. Enough to make me attached to that person. 

Someone even give me warning before. Warning about becoming too comfortable with that person and how ‘dangerous’ that person is. 

Eventhough i clearly understand and always remember about that warning, my stupid feelings told me to go on with that person, as long as that person didn’t ‘harm’ me. And i was meant to build a wall between my ‘territory’ and his. 

And then, that wall. . . didn’t last long. either that person could jump over to my ‘territory’, or i stupidly got curious about what is behind that wall. I didn’t build it right since the first time. Or  am i purposely build a wall that could wreck easily? 

I don’t know. All i know is I’m just too stupid for this kind of thing. 

That person has been fill me up. That person has ability to make me do things that i’m not allowed to do for someone who doesn’t belong to me. And i don’t know when this things start to concern me. 

Argh. Stupid is all over me. I’m sooooo childish to care about this whole thing. Actually i could leave anytime i would. But my stupid feeling didn’t let me to start a new life. Also my stupid feeling didn’t feels like let go that person. 

“HEY STUPID! LIVE YOUR LIFE! DON’T GET ATTACHED! LET THAT PERSON AND YOUR STUPIDITY GO SO YOU WILL GAIN SO MUCH BETTER THING! Sincerely, from your heart and conscious mind” 


PS : i don't know is this post appropriate for this blog. tonight i'm just so sensitive and want to let it out all the things that weight me down. so pardon my personal post tonight. at least for this time i'll publish this post, and someday i'll delete it. 


hari ini malem minggu guys. wow! terus? 
mau curhat aja sih, harusnya hari ini ketemuan sama temen,tapiii karna ada hal yang terduga terjadi di pagi hari ini, jadi Meet Up nya batal . akhirnya sekarang cuma pacaran ama laptop + blog di kamar sekarang. sekalian nyelesaiin draft postingan ini yang udah lama banget terbengkalai karena belom ada mood nulis. 

sekarang cerita apaan lagi ya. 
masih pingin nulis tapi galau mau nulis apaan. mulai deh labilnya -_-

oiya! welcome March! finally yah. udah bulan ke-tiga di tahun 2016. 
semoga bulan ini jadi bulan terakhir aku leha-leha. aamiin. yeps. finally aku keluar dari kerjaanku dan sekarang masih sibuk mencari-cari. doakan aku dear silent readers! nanti bakal sharing pengalaman seleksi lagi deh. BTW, tadi buka FB, iseng scroll timeline, muncullah beberapa postingan temen SMP yang inspired dan sedikit menohok. disaat yang lain udah bisa dapetin apa yang jadi impiannya, aku disini masih dengan... usahaku yang masih belum bisa dibandingkan sama mereka. belum punya ambisi sebesar mereka. ah! ini nih dampak negatif social media, bikin cemburu. cemburu sama kehidupan orang lain. 

tapi sebenernya hal ini justru bisa jadi dorongan buat kita, terutama aku. mereka aja bisa, kenapa aku gak? PASTI BISA! cuma, jalan hidup masing-masing orang itu beda, usahanya juga beda. asal punya kemauan, punya keberanian buat bertindak atau usaha sama ikhtiar pasti kita nemuin titik terang, titik puncak kita kok. semangat! 

pernah kepikiran punya buku diary, yang isinya wish list apa aja yang pingin kamu lakuin buat rentang waktu tertentu? buat yang belum kepikiran, mending bikin deh dari sekarang. berdasarkan pengalaman aku, bikin wish list buat kita jadi merasa bertanggung jawab sama apa yang kita tulis. bertanggung jawab gimana? ya kalian bertanggung jawab buat ngelakuin apa yang kalian tulis! sedikit klasik sih pake buku diary-diary gitu, tapi serius worth to try kok. 

sewaktu ngerjain Tugas akhir dulu, aku rajin banget bikin wish list, lebih tepatnya sih list to do. dan itu ngebantu banget buat orang yang panikan dan suka blank. kadang buat orang yang punya spontanitas bagus pun perlu list to do, supaya kalo lagi hectic-hectic nya kerjaan mereka tau apa aja yang udah mereka kerjaain dan belum kerjain. 

udah deh, segitu dulu sok-menggurui nya. haha. semoga bermanfaat!
Selamat malam! 
hari ini habis iseng buka email temen yang username sama passwordnya pernah di share ke aku. tapi tenang, karena temen deket jadi woles, dan emang emailnya gak digunain buat yang macem-macem. karena ulah 'nakal' ku ini, jadi punya inspirasi buat nulis lagi. kali ini mau bahas tentang UX, simple sih, hal-hal mendasar yang harus kamu tau untuk menjadi seorang UX. 

apa itu UX Designer ?

UX atau kependekan dari User Experience adalah sebuah kegiatan yang berkutat dengan pengalamaan, perasaan atau presepsi dalam menggunakan sebuah aplikasi oleh si User. user bertindak langsung sebagai pengguna aplikasi tentunya. nah, UX disini lebih di tekanin analisis nya, research nya dan pengimplementasiannya dalam bentuk sebuah kerangka desain aplikasi. 

perbedaan UI Designer dengan UX Designer ?  

UI dan UX merupakan cabang ilmu yang berbeda. sekali lagi, UX lebih ditekankan pada pengalaman, persepsi dan perasaan saat menggunakan aplikasi. UX sendiri mempunyai tahapan yang panjang, dari mulai meinterpretasikan requierment dari user kemudian dituangkan  ke dalam bentuk desain dengan menggunakan analisis, metode-metode tertentu. selanjutnya mengimplementasikan kebutuhan tersebut dalam sebuah mock-up untuk mendapatkan desain yang sesuai. sedangkan untuk seorang UI lebih condong ke arah developer atau mengimplementasikan desain yang telah di didefinisikan oleh UX Designer. jadi, UX berhadapan dengan analisis dan dokumentasi, UI berhadapan dengan tools desain, bahkan sampai dengan code. terkadang ditemui juga, kegiatan UI dan UX designer ini dipegang oleh 1 orang, biasanya di sebut UI/UX Designer. tapi alangkah baiknya jika tugas ini dilakukan oleh 2 orang yang berbeda untuk lebih memperluas 'pandangan' terhadap aplikasi tersebut. 

apa tugas / tanggung jawab seorang UX Designer?

seperti yang sudah disinggung sebelumnya, UX Designer harus memastikan bahwa aplikasi yang akan dibuat mudah digunakan untuk orang awam dan desainnya menarik. 

untuk mencapai tujuan tersebut, ada beberapa prinsip dasar desain yang yang perlu diperhatikan oleh seorang UX Designer, diantaranya adalah consistency, simplicity dan  context.

  • konsistensi (consistency)
konsistensi disini mengharuskan interface yang digunakan menggunakan label yang konsisten baik dalam hal peletakan, penamaan, ikon dll. yang kedua, konsisten dalam semua aksi pada aplikasi harus mempunya fitur "undo"


  • sederhana (simplicity)
kesederhanaan dalam mendesain tampilan suatu aplikasi sangat dibutuhkan dalam kemudahan user menggunakan aplikasi tersebut. semakin sederhana suatu aplikasi, semakin baik aplikasi tersebut. apa saja requierment suatu desain dikatakan sederhana? ada beberapa syarat, di antaranya : 

  1. menampilkan fitur yang menjadi tujuan pembuatan aplikasi
  2. sedikit input-an user 
  3. membuat user fokus pada task yang sedang dikerjakan 
  4. membuat konsep pembuatan aplikasi yang jelas 
  5. informasi task yang jelas, dan tidak bertele-tele
  6. penggunaan warna yang sederhana
  • konteks/alur (context)
konteks atau alur pada setiap task harus dapat di prediksi oleh si user. contohnya, pada halaman login, di dalamnya user hanya akan menginputkan username/email serta password bukan malah user diminta untuk registrasi, atau tombol login digunakan untuk verifikasi username/email dan pass yang diinputkan user, dan akan direct ke halaman beranda.
nah untuk mengelompokkan alur-alur tersebut, dapat menggunakan 3 tools ini : 

  1. What You See is What You Get (WYSIWYG) : sebuah teknikal yang merepresentasikan informasi yang ada pada screen dalam sebuah form yang nantinya akan muncul di media lain seperti kertas, audio/visual
  2. Properties : Setiap objek visual memiliki beberapa atribut yang dapat dikendalikan oleh pengguna. informasi properti muncul pada layar kotak property
  3. Dialog: setiap objek visual mempunyai beberapa atribut seperti ukuran, bentuk, warna, yang bisa di atur oleh user



selesai. karena bahasnya cuma basic jadi cuma segini. buat yang pingin tau lebih mendalam tentang UX bisa cari dari sumber lain. terima kasih, dan semoga bermanfaat!




Subscribe to: Comments ( Atom )

Hit!

About Me

rianindaa
View my complete profile

Blog Archive

  • ►  2026 (2)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2025 (4)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2024 (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2023 (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2022 (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2020 (2)
    • ►  March (2)
  • ►  2019 (2)
    • ►  December (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2018 (5)
    • ►  December (1)
    • ►  March (2)
    • ►  January (2)
  • ►  2017 (20)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (5)
    • ►  February (3)
    • ►  January (6)
  • ▼  2016 (40)
    • ►  December (3)
    • ►  November (7)
    • ►  October (2)
    • ►  August (8)
    • ►  July (3)
    • ►  June (4)
    • ►  April (5)
    • ▼  March (4)
      • Pengalaman: Seleksi MT STAR Danone 2015
      • That person and my stupidity
      • keGaje-an di Malem Minggu
      • Basic knowladge: UX Designer
    • ►  February (4)
  • ►  2015 (11)
    • ►  November (11)
rianindaa. Powered by Blogger.

Labels

  • 2017 (2)
  • BDP (1)
  • Beasiswa (5)
  • BNI (1)
  • cerita ABG (1)
  • code (1)
  • confidence (1)
  • Danone (1)
  • Data (1)
  • Design (1)
  • drama (1)
  • Edufair (1)
  • fiction (1)
  • friendzone (1)
  • galau (3)
  • Indonesia (4)
  • Informasi (7)
  • Informatics Engineering (3)
  • introvert (1)
  • Jakarta (2)
  • Kemenkeu (1)
  • Korea (2)
  • Kpop (2)
  • Learning (11)
  • life hack (2)
  • LPDP (1)
  • LPDP Edufair 2017 (1)
  • menye (3)
  • MNC Media (1)
  • Mobile Design (1)
  • mood (4)
  • MT Star (1)
  • ODP IT (1)
  • ODP IT BNI (1)
  • Opini (2)
  • Pengalaman (9)
  • percaya diri (2)
  • Perubahan (3)
  • PHP (1)
  • playlist (1)
  • programing (1)
  • Proses Bisnis (1)
  • random (11)
  • Rekruitasi (3)
  • Review (6)
  • Revolusi (1)
  • romance (4)
  • Saybia-the second you sleep (1)
  • self-note (20)
  • SepakBola (1)
  • Sharing (25)
  • tips and trick (3)
  • UX Designer (2)
  • Web Developer (2)
  • Web Drama (1)

SUBSCRIBE

About me

Instagram

Pages

  • Home

recent posts

Press

Flickr Images

Like us on Facebook

3/recentposts

Follow Us

Favorit Post

  • Pengalaman: Seleksi MT STAR Danone 2015
    Hari ini malam long weekend kedua di bulan maret 2016. Nothing special. Jadi hari ini mau sharing tentang pengalaman seleksi MT Star Dano...
  • Pengalaman: ODP IT BNI
    Sebenernya ini pengalaman hampir 1 tahun yang lalu. tapi semoga masih bisa bermanfaat buat kalian.  Sejujurnya sa ya ketagihan nulis tenta...
  • That person and my stupidity
    Am i going to be alright without that person?  They say, as long as it is not an oxygen, you could live well without it.  I was hol...

Labels

Sharing self-note Learning random Pengalaman Informasi Review Beasiswa Indonesia mood romance Informatics Engineering Perubahan Rekruitasi galau menye tips and trick 2017 Jakarta Korea Kpop Opini UX Designer Web Developer life hack percaya diri BDP BNI Danone Data Design Edufair Kemenkeu LPDP LPDP Edufair 2017 MNC Media MT Star Mobile Design ODP IT ODP IT BNI PHP Proses Bisnis Revolusi Saybia-the second you sleep SepakBola Web Drama cerita ABG code confidence drama fiction friendzone introvert playlist programing

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright 2015 Grey zone.
rianindaa's