Grey zone

Learning. Sharing. Self-note. Review.

Home Archive for August 2016
Halo halo! udah berapa tahun saya gak buka blog ini? *liat jari, kemudian mulai berhitung* 
oke sebenernya baru 2 minggu gak nyentuh blog ini hehe.

kali ini mau curhat-curhat dulu sih sebelum postingan yang serius-serius, karna pasti pada kangen sama cerita aku sekarang-sekarang ini 
*kemudian di timpuk sandal*

jadi ada cerita apa aja nih?
  1. new project! 
  2. kangen sama blog~
  3. progress..

source. google



bahas mulai dari yang pertama ya. 
jadi, akhirnya ninda dapet project baru!

iya, jadi ceritanya ada mantan koor divisi aku di HMIF 2013 alias kak Reza yang sekarang lagi buat startup. nah suatu hari dia posting ke grup *mantan* fakultas tercinta kalo dia lagi butuh orang buat develop  website e-commerce gitu. 

aku kenal baik sama kak Reza, mantan koor MSV di era HMIF 2013, karena dulu waktu tahun 2013, hampir 1tahun aku kerja bareng sama dia. aku ngefans banget sama keahlian kak Reza bikin website. padahal dia itu orang sibuk, zpr sbk, tapi dia selalu punya waktu buat ngoding website. yang katanya iseng lah, yang katanya suka lah, pokoknya salut sama kakak ini. 

nah. terus aku iseng chat lagi kak Reza, yang udah bertahun-tahun gak ngobrol. aku iseng nawarin diri ikut proyek dengan bermodalkan NEKAT, dan MASA LALU. wkwk. ini serius. nekat karena sebelumnya belu pernah megang project dan belu pernah develop website dari 0 dan masa lalu waktu kita kerja bareng dan mengandalkan performa kerja aku yang dulu waktu masih full kuliah. yaaaa, dan akhirnya kak Reza yang baik hati dan tidak sombong itu ngijinin aku buat join projectnya jadi UI/UX Designer. padahal, aslinya, kak Reza ini gak buka lowongan buat UI/UX Designer loh.

omaygaaaaaawd. this is my first project ever. dan yang terpenting, ini bakalan jadi history dalam hidup aku pertama kali jadi UI/UX Designer. yaaaaaash!! rasanya campur aduk, antara seneng, bangga, dan khawatir. ya namanya juga UI/UX amatir, UI/UX anak bawang yang cuma punya basic doang, gak punya pengalaman sama sekali jadi wajarlah kalo khawatir. ada rasa takut nanti gak bisa nyelesaiin project nya, takut nanti keahlianku ternyata gak sesuai expectasi dan ketakutan-ketakutan yang lain.

sebelumnya aku udah bilang sama kak reza kalo aku pingin posisi itu karena pingin punya pengalaman, pingin belajar jadi mulai dari 0 banget. TAPI kenyataannya, kak Reza nyetujuin aku join ke project walaupun awalnya dia bilang gak nganggarin buat UI/UX Designer. yaaa, jujur aku mah yang penting pengalamannya, terus hasil karya aku bisa kepake, gitu aja udah seneng. masalah uang belakangan, kalo udah usaha juga rejeki gak kemana kan? hihi. 

ini udah minggu ke-2 aku mulai design wireframe sampe prototype dengan bermodal baca-baca situs tentang UX designer. thanks to Medium yang selalu nyediain bacaan sangat berbobot tentang UI/UX sampai dengan website developing. dan juga thanks to mbah google yang selalu sedia setiap saat. besok sabtu, meeting pertama sama team buat bahas keseluruhan pengerjaan website, yihiii! can't wait, semoga saya bisa presentasiin hasil karya saya dengan baik, dan bisa diterima sama banyak orang huhu. doakan saya! *baca: aamiin* 


project ini aku kerjain sabtu-minggu + diluar jam kerja utama aku. makan waktu, tenaga dan pikiran banget sih, tapi karna aku emang suka dengan yang berbau design dan website dijalaninnya tetep enjoy kok. itu passion saya. dan emang dasarnya ninda ahlinya multitasking jadi gak jadi masalah antara kerjaan - project ini.
The cost for not following your heart is spending the rest of your life wishing you had.
itu jadi pedoman aku saat nekat minta join ke project ke kak Reza. karena kapan lagi kamu dapet kesempatan nyebur langsung ke kerjaan nyata di bidang yang kamu suka dan di atasin langsung sama orang yang kamu kenal baik? Selain itu, mimpi saya punya pengalaman project buat di CV alhamdulillah tercapai. akhir-akhir ini banyak dimudahin Allah buat ngewujudin cita-cita yang pingin di capai. ihiiiy. jangan lupa bersyukur pokoknya! :) 

wih! panjang juga cerita pertamanya. yaudah deh postingan pertama  tentang cerita ini. next tentang cerita ke2 dan selanjutnya ya. 











source. google



i have a dream. 
and it does really scare me. 
i almost couldn't even dare to dream about that dream.
i couldn't believe in myself. 
every day i thought about it.
everytime i thought about why i should have that dream. 
and without me knowing, i live in that dream. 
 i walk to that dream.
step by step. 
walk through every obstacle. 

and then, i become to realize
that i could do it. 
all i should do is walk to it, and believe it. 

if you have a dream. 
be dare to dream about a dream that really scare you. 
its okay to be have a big dream. 
you have Allah that even more bigger than your dream.

FIGHTING! SEMANGAT! GANBATTE!




Langsung aja kita cek cara men-download  Youtube dengan cara paling simpel dan mudah.

1. Buka link youtube yang ingin kalian download.



2. selanjutnya, ketikan 'ss' tanpa tanda petik pada setelah kata www. di kotak Url , kemudian ketik enter di keyboard. 

Perhatikan kotak merah di kotak URL


3. akan muncul tampilan seperti ini. 




4. kemudian, pilih resolusi video yang akan kalian download. 

Pilih seperti pada kotak merah

 5. video kamu pun tersedia di komputer kamu! buka download an video di sini


Tanda panah pada kotak merah



 selamat mencoba!






You were different and dangerous and I always had this habit
seeking around the unknown, the completely unsafe. 

I always wanted to dig deep in what is dark. 
I guess, that was what hooked me to every glimpse of you, 
that was what drove me crazy.
You drive me crazy. 


What kind of eyes you have that attracted a desperate soul like me, by their warmth?

And once I’m in and can’t be out, they turn to be cold, 
as if they are hiding secrets away from me 
and it kept pulling me, harder and harder each time; leaving me wanting more. 
All of that happens without a word being muttered by your lips.
 

You were challenging.
You were a silent demanding that dared me to come nearer each time. 

Tempting me to get in that cuss of yours and that was exactly what drove me insane. 

I forgot what sanity was, 

I forgot how to breathe properly since you came. 
But, I never forgot the way your eyes darken, 
the way you say my name, 
the way you smile or even the mesmerizing melody of your laugh.
I know you’re bad for me, 

in fact, you’re the death of me, 
but I always wanted to die a hero, which would only happen if I died loving you.

halo! postingan kali ini gue pingin ngebuat perubahan dalam blog gue.

setelah beberapa kali review blog gue, pendekatan subjek untuk tiap postingan yang gue pake adalah  'lo-gue'
gue pikir, dengan pake lo-gue-style di postingan-postingan itu bisa membuat kesan 'halo, gue ada di masa sekarang loh, udah kekinian belom?'  
iya, jujur aja itu yang ada di otak gue pertama kali.  
tapi sejujurnya lagi, ada faktor lain yang jadi pertimbangan gue, yaitu membuat kesan postingan itu adalah cerita nyata, aktual dan terpercaya  . ups salah, bukan terpercaya, tapi maksudnya lebih gak kaku.

tapi lama kelamaan gue liat justru pendekatan itu justru membuat postingan gue terkesan angkuh.
apalagi, lo-gue itu bukan basic gaya bahasa gue sehari-hari.
gue-lo ditujukan buat orang tertentu aja.

maka dari itu,  hari ini gue mau bikin suatu revolusi. ceilaaah
revolusi mengenai suatu kerja nyata dalam membentuk blog gue semakin lebih terarah.
beuh. udah macem presiden aje lu.
 
mulai sekarang gue pingin nyoba membuat postingan yang ringan, dan semi-formal.
hal itu didukung dengan menggunakan pendeketan subjek  'aku-kamu' atau  'saya-dia'
oke, mulai sekarang.

duh, tapi postingannya belum pas ah buat mulai pendeketan subjek tipe ini. next posting deh ya.
alih-alih bikin perubahan buat blog, sebenernya ini juga jadi ajang latihan gue buat mencoba menulis sesuatu yang bermanfaat, yang lebih sopan, enteng,  dan semi-formal yang nantinya bakal gue pake buat bikin essay.
jadi ya begitulah. semoga lebih baik lagi dan tambah manfaat!

semangaaat!!



Pikiran runyam
tepatnya kemarin sore, pikiran saya super duper runyam, otak sedikit konslet, hati saya ruwet gak karuan. 
bukan karena patah hati sama si 'pacar' kok, bukan. 

ketika sesuatu yang pernah jadi impian kamu datang disaat kamu sedang menata impian baru,
itu semacam mantan kamu yang pernah kamu sayang minta balikan ketika kamu udah punya pacar baru. hah! dilema.

kenapa kamu datangnya baru sekarang? kemaren kamu kemana aja pas aku butuh kamu? ha? *drama*

oke, back to topik.  
ini tentang pekerjaan.
tiba-tiba kemarin sore di telpon sama mbak-mbak perusahan x, yang pernah jadi tempat impian gue berkarir, ngundang gue buat offering kontrak.
dan kalo gue ambil offering kontrak ini, tanggal 29 udah bisa mulai kerja. 

gue udah ikutin seleksi untuk dapetin kerjaan ini sampe 3 kali berturut-turut dengan rentetan proses seleksi yang lebih dari 5 tahap. 
kenapa gue seniat ini? selain karena gengsi di kerjaan ini lumayan bisa di banggakan,  ini adalah seleksi pertama yang gue ikutin setelah lulus jadi sarjana. dan gue yakin, gue gagal bukan karena gue bego atau gak mampu.

Sekarang gue udah dapet kerjaan yang gak kalah gengsinya dari si mantan ini. dan disini gue lagi menata masa depan gue untuk jangka panjang. 

Jadi, gimana sama impian lo yang dulu mati-matian lo dapetin dan sekarang dateng gitu aja? bakal lo terima apa tolak?
  
 

My purpose of life
sebelum jawab pertanyaan itu, melipir sebentar tentang tujuan hidup gue ya. 
alhamdulillah kedua orang tua gue masih sehat walafiat sampe sekarang.
gue bersyukur banget sama Allah untuk 1 hal ini karena setelah banyak hal yang di lewatin papah mamah dan sampe saat ini mereka masih bisa marahin gue, nganterin gue dan sebagainya. 

dengan penuh rasa tanggung jawab, gue mendedikasikan hidup gue buat kedua orang tua.
alhamdulillah lagi, gue udah bisa mewujudkan cita-cita kedua orang tua gue, yaitu lulus di kelas IPA dan di jurusan Teknik Informatika.

waktu SMA, gue masih naif banget. gue gak tau apa yang mau gue lakuin buat hidup gue. dan tanpa sadar gue mengabdikan hidup gue buat kedua orang tua. ya, walaupun belum seutuhnya mengabdi buat mereka, tapi seenggaknya nurutin maunya orang tua gak ada salahnya kok. 

pernah terbesit di pikiran gue untuk envy sama temen yang punya hidup semau dia, tanpa mau di atur sama orang tua. tapi gue sadar, masing-masing orang punya prinsip berbeda, dan ini prinsip hidup gue. gue gak sama kaya mereka, ini hidup ideal versi gue.

gue percaya, orang tua gue itu orang baik, berpendidikan dan sayang sama gue, jadi gue gak sedikitpun ragu untuk ngikutin apa kata orang tua gue. intinya, mereka role model gue.

setalah lulus, mereka bebasin gue tentang pilihan hidup gue. akhirnya gue memilih berkarir dulu, terus lanjut kuliah ke pendidikan selanjutnya tanpa harus ngeluarin biaya sendiri. tapi lagi-lagi itu buat orang tua. gue pingin nunjukin ke orang-orang terutama keluarga besar gue, kalo orang tua gue ini hebat, bisa didik anaknya sampe tahap pendidikan diatas mereka. 

Gue anak baik-baik kan? jadi, udah istriable belum? *eh





Masa depan dan pengorbanan 
Jadi, jawaban gue atas tawaran offering kontrak sama perusahaan X adalah Nope, Thanks.
bukan bermaksud sombong atau jual mahal, sama sekali enggak. 

Habis di telepon sama mbak-mbak HRnya, gue gak langsung nolak, tapi gue minta waktu buat mempertimbangin. 

gue agak goyah disini. ketika otak gue bilang  :
"TERIMA aja nin! ini kesempatan lo, akhirnya perjuangan 3kali ikut seleksi gak sia-sia. lo bisa dapet gaji gede, bisa punya temen kantor yang seumuran, dan lo ke kantor gak harus ganti-ganti angkutan. pokoknya mah lebih enak kalo kerja disitu. karir lo terjamin!!"
dan hati gue bilang : 
"aku yakin kamu masih pingin berjuang buat ngelanjutin kuliah lagi. itu tujuan hidup kamu sekarang. kerja disana udah jadi masa lalu kamu, dia datang buat nguji keseriusan kamu buat ngewujudin impian kamu yang sekarang. kamu jangan goyah. kalo kamu nerima kerjaan itu, mimpi kamu untuk nyari beasiswa bakalan hilang. jadi, sebaiknya kamu TOLAK ya nin." 
pertarungan antara otak vs. hati gak segampang yang kalian pikirin. walaupun gue sering ngalamin pertarungan ini, tapi ini adalah yang paling berat. ini tentang masa depan gue. gue harus milih antara karir yang mantap atau pendidikan yang mantap.

sore itu, gue pulang kantor dengan keadaan antara blank dan banyak pikiran. gue sama sekali gak mikirin kanan kiri gue. di tengah jalan, gue di sapa sama sodara gue, dia bilang : 
"nin, kamu kenapa? kok bengong gitu, jalannya kaya orang mabok" 
dan akhirnya gue cerita panjang lebar tentang telepon itu, ngeluarin unek-unek dan pertimbangan gue ke dia. intinya, kalo dia jadi gue, dia pilih nolak dan lanjutin ngejar mimpinya yang sekarang. oke, sedikit lega dengernya. 

terus lanjut jalan lagi setelah misah sama sodara gue. kemudian inget sama kata-kata kak Budi  di blognya dari salah satu bukunya,
“Saya yakin masa depan saya di beasiswa ini. Alhasil, minder pas ketemu temen yang udah punya pekerjaan tetap. Soal gaji, jangan ditanya lagi, saya jauh di bawah. Begitulah, harus berani berkorban masa depan kalo yakin masa depan anda di beasiswa itu. Berani nggak?”
baca kata-kata ini berasa adem. hati yang tadinya amburadul gak karuan, alhamdulillah mulai tertata lagi. pelan-pelan gue kumpulin keberanian buat ngehubungin mbaknya buat ngasih keputusan ambil kontrak atau enggak. dan dengan berat hati gue bilang : 
"Sebelumnya saya berterima kasih atas kesempatannya dalam penawaran kontrak sebagai karyawan perusahaan ini, tapi  atas pertimbangan yang matang saya memutuskan untuk tidak menerima tawaran kontrak dengan perusahaan X. terimakasih" 
Setelah melewati drama yang berkepanjangan, akhirnya saya memenangkan si Hati.
bismillah ya Allah, ini pengorbanan saya untuk mewujudkan cita-cita saya. saya ikhlas. ini bukti kalau saya serius sama mimpi saya untuk dapet beasiswa dan lanjut kuliah di luar negeri. saya udah berhasil ngelewatin tantangan ini. semoga saya bisa 1 step closer and more untuk mimpi saya. Aamin.

16-Agustus-2016

awan hitam sedang memenjara sinar matahari pagi ini
menghempas sinarnya dari misi menghangatkan bumi.
dari bumi yang dingin ini. 

cinta matahari yang selalu hadir,
setelah bumi mengalami romantisnya bersama bulan,
selalu memberi kehangatan yang dalam untuk bumi.

thankyou for everything. 

gak ngerti sebenernya di atas ngomong apaan. karena emang beneran lagi sendu karena kebawa suasana yang mendung gimana gitu. 
ditambah..... gak kuat nahan rindu sama antar provinsi itu. hmm
lebay ah! haha
semoga yang terbaik ajalah buat semuanya! 

postingan ini cuma sekedar ngasih info kalo ninda masih hidup. alhamdulillah. 
dan berhubung kemaren ada yang nanyain tentang update-an blog, gue jadi tergugah buat update walaupun random begini. 
terima kasih kamu, nih postingan baru :p  

btw, selamat menuju akhir bulan dimana akhirnya isi dompet menuju berakhir. selamat menikmati dompet tipis. mari menabuuung!
#apasih #gaje #maklumlgrndu #pfftmenye

 





Nobody tells this to people who are beginners, I wish someone told me.

All of us who do creative work, we get into it because we have good taste. But there is this gap. For the first couple years you make stuff, it’s just not that good.

It’s trying to be good, it has potential, but it’s not. 

But your taste, the thing that got you into the game, is still killer. And your taste is why your work disappoints you. 

A lot of people never get past this phase, they quit. 

Most people I know who do interesting, creative work went through years of this. 

We know our work doesn’t have this special thing that we want it to have. We all go through this. 

And if you are just starting out or you are still in this phase, you gotta know its normal and the most important thing you can do is do a lot of work.


-Ira Glass
Subscribe to: Comments ( Atom )

Hit!

About Me

rianindaa
View my complete profile

Blog Archive

  • ►  2026 (2)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2025 (4)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2024 (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2023 (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2022 (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2020 (2)
    • ►  March (2)
  • ►  2019 (2)
    • ►  December (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2018 (5)
    • ►  December (1)
    • ►  March (2)
    • ►  January (2)
  • ►  2017 (20)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (5)
    • ►  February (3)
    • ►  January (6)
  • ▼  2016 (40)
    • ►  December (3)
    • ►  November (7)
    • ►  October (2)
    • ▼  August (8)
      • I got new project!
      • Dream big
      • Cara Download Video dari Youtube.
      • Bad
      • Perubahan: Revolution
      • One step closer
      • Mendadak sendu.
      • Quote of the day
    • ►  July (3)
    • ►  June (4)
    • ►  April (5)
    • ►  March (4)
    • ►  February (4)
  • ►  2015 (11)
    • ►  November (11)
rianindaa. Powered by Blogger.

Labels

  • 2017 (2)
  • BDP (1)
  • Beasiswa (5)
  • BNI (1)
  • cerita ABG (1)
  • code (1)
  • confidence (1)
  • Danone (1)
  • Data (1)
  • Design (1)
  • drama (1)
  • Edufair (1)
  • fiction (1)
  • friendzone (1)
  • galau (3)
  • Indonesia (4)
  • Informasi (7)
  • Informatics Engineering (3)
  • introvert (1)
  • Jakarta (2)
  • Kemenkeu (1)
  • Korea (2)
  • Kpop (2)
  • Learning (11)
  • life hack (2)
  • LPDP (1)
  • LPDP Edufair 2017 (1)
  • menye (3)
  • MNC Media (1)
  • Mobile Design (1)
  • mood (4)
  • MT Star (1)
  • ODP IT (1)
  • ODP IT BNI (1)
  • Opini (2)
  • Pengalaman (9)
  • percaya diri (2)
  • Perubahan (3)
  • PHP (1)
  • playlist (1)
  • programing (1)
  • Proses Bisnis (1)
  • random (11)
  • Rekruitasi (3)
  • Review (6)
  • Revolusi (1)
  • romance (4)
  • Saybia-the second you sleep (1)
  • self-note (20)
  • SepakBola (1)
  • Sharing (25)
  • tips and trick (3)
  • UX Designer (2)
  • Web Developer (2)
  • Web Drama (1)

SUBSCRIBE

About me

Instagram

Pages

  • Home

recent posts

Press

Flickr Images

Like us on Facebook

3/recentposts

Follow Us

Favorit Post

  • Pengalaman: Seleksi MT STAR Danone 2015
    Hari ini malam long weekend kedua di bulan maret 2016. Nothing special. Jadi hari ini mau sharing tentang pengalaman seleksi MT Star Dano...
  • Pengalaman: ODP IT BNI
    Sebenernya ini pengalaman hampir 1 tahun yang lalu. tapi semoga masih bisa bermanfaat buat kalian.  Sejujurnya sa ya ketagihan nulis tenta...
  • That person and my stupidity
    Am i going to be alright without that person?  They say, as long as it is not an oxygen, you could live well without it.  I was hol...

Labels

Sharing self-note Learning random Pengalaman Informasi Review Beasiswa Indonesia mood romance Informatics Engineering Perubahan Rekruitasi galau menye tips and trick 2017 Jakarta Korea Kpop Opini UX Designer Web Developer life hack percaya diri BDP BNI Danone Data Design Edufair Kemenkeu LPDP LPDP Edufair 2017 MNC Media MT Star Mobile Design ODP IT ODP IT BNI PHP Proses Bisnis Revolusi Saybia-the second you sleep SepakBola Web Drama cerita ABG code confidence drama fiction friendzone introvert playlist programing

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright 2015 Grey zone.
rianindaa's