Grey zone

Learning. Sharing. Self-note. Review.

Home Archive for March 2017






Apa yang terpikirkan di benak kalian ketika mendengar kata Jakarta?

Bising! 
Macet! 
Banjir! 

Emang ketiga ungkapan itu udah jadi identitas buat kota Jakarta, karena ya memang sangat amat cocok untuk mendeskripsikan Ibu kota negara Indonesia. 
Tapi untukku, Jakarta punya makna lebih dalam dari itu. 
Jakarta adalah Rumah sekaligus kehidupanku.

Setiap sudut kota Jakarta menyisihkan kenangan tersendiri. dari mulai aku yang gak ngerti apa-apa, sampai aku yang mulai ingin mendalami semua yang terjadi di kehidupan ini. aku tumbuh dewasa diiringi hiruk-pikuk kota Jakarta. And yes, here I am. duduk di sekitaran Jakarta, mengais ilmu, mengais rezeki, mengais segala kebutuhan yang akan saya gunakan untuk kehidupan masa depan saya yang lebih baik. 

kembali lagi tentang Jakarta. 

Jakarta, The city full of Hope, Sweat and Love. 
banyak orang mencari peruntungan di jakarta. dari mulai masalah pekerjaan, masalah pendidikan, sampai masalah cinta. sejujurnya rumah aku bukan di daerah jakarta, tapi lebih sering mondar mandir ataupun sekedar jalan ke daerah jakarta karena jarak rumah ke jakarta lebih deket daripada dari rumah ke kota. lol. 

jakarta itu kota penuh harapan. umumnya, setiap orang merantau ke Jakarta nyari kerja dengan harapan bisa jadi sukses. itu basic. harapan penuh dengan cemas, berbenturan dengan jutaan orang yang juga bertahan hidup untuk menggapai harapannya. 

Sweat, keringat. buat kalian yang sehari-hari naik transportasi umum pasti sering banget ngerasain/ngebauin ini HAHAHA. yap. setiap orang berkeringat disini, keringat yang aku maksud yaitu mereka mengusahakan sesuatu disini untuk memenuhi cita-cita dan harapan mereka. termasuk saya. saya selalu berkeringat kerita AC KRL bekasi-jakarta mati, atau lari-larian ke peron demi mengejar kereta yang udah mau tutup pintu. setiap orang mengorbankan dirinya untuk berlari mengejar harapan. 

tentang cinta. contoh saja orang tua saya, mereka bertemu di Jakarta, padahal keduanya sama-sama merantau dari Jawa Tengah. bukan kah Jakarta itu berjasa mempertemukan kedua orang tua saya, sehingga saya bisa lahir dan bertumbuh kembang sebesar ini? ((besarnya sensitif amat sih)). jadi untuk masalah cinta, kalian punya contoh lain? 

ini Jakarta versi saya, mana versi kamu? :p



Tema blog baruuuuuw!! yey. 
setelah sekian lama gak ganti-ganti kulit, akhirnya berganti sama template skin dari blog nya. lumayaaan kece sih. 
how do you think? 
buat yang baca dari hape, plis liat pake mode desktop. 
lagi hectic banget sekarang ini, 3 hari berturut-turut begadang. haaaaaah. semangat! 
see you next post!
PHP

Dalam bahasa kekinian bagi kaum Galauers, PHP adalah kepanjangan dari Pemberi Harapan Palsu. pasti kalian kenal kan dengan kepanjangan itu? karna pada hakikatnya setiap manusia setidaknya pernah sekali menjadi Pelaku PHP, maupun menjadi Korban PHP. lol.

sudahlah. maksud dan tujuanku posting hari ini bukan untuk bahas PHP yang itu.

PHP dalam dunia per-IT-an, adalah sebuah bahasa skrip yang biasa digunakan untuk membuat aplikasi web-based. Sewaktu kuliah emang dapet 3 sks mata kuliah yang membahas tentang dunia per PHP an. Tapi sejujurnya, ini adalah subjek yang paling saya hiraukan sepanjang perjalanan perkuliahan. Sebenernya penasaran, tapi entahlah kenapa saya menghindari hal-hal yang berbau PHP padahal saya suka dengan aplikasi web-based. Mungkin faktor belum nemuin mentor yang bisa membuka mata tentang betapa serunya mainan PHP ini.

Dan kemarin, akhirnya saya menemukan secercah cahaya terang benderang (alaaeeee.....) tentang betapa asiknya PHP! Yaps. Dapet kesempatan emas ngikutin free-learning-session dari atasan yang masternya coding PHP di kantor dan yang ngebangun aplikasi Intranet kantor. Dari pagi jam 9.00 sampe jam 16.30, di ajarin How to create a page using PHP from the scratch.

Suka nih sama yang gini ini, akhirnya dapet ilmu baru, refresh otak lagi. Sebut aja, Pak Adhi, nama sang mentor PHP yang udah bikin codingan dari sejak saya masuk SD! Dari mulai jamannya PHP 3.0 sampai sekarang udah PHP 7.0. untuk aplikasi intranet yang bertajuk “one platform for all” ini, dia membuat sebuah framework yang memudahkan proses pengembangan aplikasi intranet kantor namanya Wisanggeni. Yang kemaren aku dapet, framework itu mencakup 3 jenis halaman yang dibuat, yang pertama adalah halaman index, yang kedua adalah halaman form dan yang ketiga adalah halaman koneksi database. Karena penggunaan aplikasi internal ini kebutuhannya ada pada 3 halaman inti tersebut, makanya dibuatlah sebuah framework untuk mempermudah.

Dan bener, pas belajar kemaren sih lumayan mudah untuk dimengerti, sempet nyoba sendiri juga ngebuat sebuah halaman pake framework itu di depan Pak Adhi. Tapi karena belum terbiasa jadi masih terbata-bata ngerjainnya. Tapi konsep mengenai PHP dan framework udah nyantol bener, inshaa Allah.

Untuk halaman index, yang isinya tampilan data dalam bentuk tabel. Pertama harus menambahkan include file base yang sudah dibuat. Kemudian menambahkan breadcrumb dengan isi nama halaman, dan tampilkan. Selanjutnya menampilkan judul halaman menggunakan echo. Dibawah judul buat sebuah objek tabel, set judul kolom, set lebar dan align kolom. Tambahkan juga tombol untuk input data ke dalam tabel dengan set string input. Untuk menampilkan data, gunakan query dalam looping while (menambah baris data). Yang terakhir adalah tampilkan footer.

Sebelum masuk ke halaman form, bahas sedikit untuk halaman base, halaman base digunakan untuk setting konten utama halaman. Apakah halaman Full page atau dibagi 2 antara menu dan konten atau yang lainnya. Komponen penting di bagian base adalah meng-include-kan library yang juga dibuat Pak Adhi.

Halaman form, adalah halaman yang digunakan untuk menginputkan data baru ke dalam halaman index. Didalamnya seperti biasa ada include base, menambahkan breadcrumb, juga judul halaman. Konten utamanya yang pasti adalah membuat objek form. tentunya dengan penutup yang sama, footer.

yang terakhir halaman save, koneksi dari form ke database. khusus untuk halaman ini hanya sebagai perantara saja, tidak untuk ditampilkan.

segini aja deh sharenya, sekedar sebagai pengingat ajasih untuk hal-hal yang udah diajarin kemaren. see you! 
"Pah, aku pulang duluan ajadeh ya, capek" 
"Jangan, tunggu bentar lah Nin, ngetik 1 dokumen selesai" 
"Ini kereta Bekasi nya udah ada Pah, sepi lagi" 
"Bentar lagi kok, jam 5 udah langsung balik. kamu nunggu disitu dulu aja liat-liat aja daerah situ ada cowok cakep, siapa tau ada yang naksir" 
"HAHAHAHA" 
...

cukup butuh waktu agak panjang untuk mencerna kata-kata papah yang terakhir itu. alih-alih ngebujuk untuk minta ditemenin pulang alias minta disetirin ke rumah, pake acara nyuruh cari cowok cakep. bener-bener percakapan langka sama antara aku sama Papah. 

jadi ceritanya, setelah aku kerja di Kemenperin, jadi sering berangkat bareng Papah pake mobil. kadang kalo papah bawa mobilnya, aku diturunin di Tebet, melanjutkan naik Ojek online ke kantorku. nah semenjak itu, Papah jadi sedikit "manja" karena keenakan disetirin dan ada temennya di perjalanan yang you-know-how's-jakarta-street-looks-like-on-the-rush-hour alias MACET.  

sepanjang perjalanan ke kantor maupun balik ke rumah, selalu diisi dengan percakapan yang cukup berbobot sama Papah. dari mulai tentang kerjaan, masa depan, sampai tentang kehidupan. bener-bener quality time anak pertama sama Papah, the very first love of the daughter. 

walaupun kalo naik mobil sama Papah itu bikin SELALU telat nyampe kantornya, tapi selalu menyenangkan bisa berduaan ngobrol sana sini sama orang yang paling jarang ngomong di rumah. kadang Papah yang di rumah gak pernah ngeluh, selama perjalanan ke kantor Papah sedikit cerita tentang keluhan yang bisa ia keluhkan. treasure this moment a lot.

kadang capek pagi-pagi harus berhadapan dengan macet, tapi ngeliat Papah yang lebih kecapekan dengan badan yang lebih renta bisa istirahat di kursi penumpang, setidaknya melegakan buat seorang anak. anggap saja itu adalah balasan untuk apa yang sudah Papah kasih buat anaknya, walaupun ini hanyalah secuil dibandingkan dengan pengorbannya yang udah di kasih ke anaknya. 

Papah selalu ngasih nasehat, Papah yang selalu ngasih kebebasan anaknya untuk milih masa depannya, Papah yang selalu mewanti-wanti anaknya untuk kesukseannya. haaaaaah, i love you, Papah! 

Balik sebentar tentang percakapan di awal itu, aku langsung luluh denger kata-kata papah. yang tadinya udah ada di KRL Bekasi, naro tas di atas dan udah dengan posisi PW di kereta, gara-gara bujukan papah itu langsung aku ambil tas, dan turun dari kereta sambil bayangin muka papah ngomong "cari cowok cakep siapa tau ada yang naksir" lol. gimana ngga, selama 21 tahun, papah jarang banget ngomongin hal percintaan anaknya. ya kecuali aku yang mancing. (iya, selama ini gue pacaran backstreet dari orang tua. lol)  

pas aku cerita ke Neva tentang hal ini pun, dia juga ketawa gak percaya. bahkan responnya "tuh kak, berarti Papah udah ngasih lampu ijo buat pacaran. buruan cari gih" cuma bisa ketawa lagi sama respon si anak kamps ini. ahaha. 

Pagi hari, dengan rute Bekasi - Tebet lewat jalur BKT, with Papah, adalah momen yang paling menyenangkan setiap hari. A good way to start a day. 




In our society, there are many kind of people. people who do good and who do bad, people who agree and who disagree, people who likes and dislike. No matter what side are we in, people always gonna judge us. 

HALO! 
gak kerasa bulan februari udah mau habis, bentar lagi bulan ke-3, tiba-tiba udah mau 1 tahun kerja. cepet banget gak sih jalannya waktu, udah kaya sprint gitu jalannya  :(

By the way, Di antara kalian pernah gak sih nemuin temen yang ternyata kalian itu gak cocok? mungkin dari cara ngobrolnya, bercandanya atau yang lainnya. pasti pernah lah ya. 

karena pada dasarnya manusia itu diciptakan dengan karakter yang berbeda-beda alias unik. justru dari keunikan itu ngebuat kamu lebih hidup. kebayang gak sih kalo di dunia ini semua orang punya karakter yang sama kayak kalian? yang ada kalian bakal bentrok karena kepentingan masing-masing, gak ada yang mau ngalah, gak ada lagi yang namanya manusia sebagai makhluk sosial,  siklus manusia butuh-membutuhkan jadi nihil.

banyak hal yang bisa mempengaruhi pembentukan karakter masing-masing orang salah satunya adalah lingkungan sekitar. dimulai dari siapa keluarga kita, bagaimana orang tua mendidik kita, bagaimana pandangan saudara kita, mereka adalah  lapisan dasar yang membuat kita menjadi diri kita saat ini. contohnya, saya dilahirkan dari ibu yang senang bercerita 1 arah, dan ayah yang lebih memilih menghakimi dalam hati daripada berbicara, maka dari itu jadilah saya seseorang yang lebih suka mendengarkan dan mengolah "inputan" cerita di dalam hati. kemudian lingkungan kita "bermain" adalah lapisan kedua dalam pembentukan karakter seseorang. kata "bermain" disini saya kategorikan untuk kegiatan sehari-hari kita, salah satunya adalah kegiatan sekolah. sekolah adalah tahapan awal seseorang melihat dunia luar. disitulah seseorang menemukan bibit-bibit jati diri sejalan dengan proses pendewasaan.

sehubungan dengan perbedaan karakter tiap manusia ini, diperlukan rasa empati demi terjalinnya rasa kemanusiaan di muka bumi ini. orang yang kurang berempati, mereka hanya bisa menilai sesuati hanya dari 1 sudut pandang saja. pemikirannya belum terbuka lebar. ibarat katak dalam tempurung, ia hanya mengarungi 1 samudera, padahal ia diberi kemampuan untuk mengaruingi 5 hingga puluhan samudra lainnya. apa manfaatnya banyak menjelajah samudera-samudera itu? kamu akan lebih bijak, gak ngotot dan kebaikan akan selalu berpihak padamu. 

saya selalu heran sama orang yang suka nge judge orang seenak jidatnya. dengan bermodal kenal nama, dan sepercik cerita dari orang lain yang sumbernya juga gak terpercaya, orang itu bisa membuat sebuah kesimpulan yang condong ke arah negatif. yaaaah, selama kesimpulan itu gak berdampak langsung ke kehidupan kita sih gak masalah, biar lah itu jadi timbunan dosa orang itu. yang jadi masalah adalah ketika orang yang kita judge, sakit hati dengan perkataan kita. salah orangnya yang terlalu sensitif dengan perkataan orang? ada benarnya juga, tapi alangkah baiknya jika kita jaga lisan kita dari awal, bukan? 

gak munafik, aku juga pernah melakukan judging ke orang dengan bermodalkan kenal nama dan sepercik cerita dari orang lain, tapi aku selalu punya bantahan sendiri atas kesimpulanku yang mengarah ke bentuk yang negatif. setiap akibat pasti ada sebabnya, itulah bantahan yang salalu saya timpa untuk kesimpulan negatif yang saya buat. saya percaya, pada dasarnya, setiap manusia itu baik. hanya saja kehidupan, lingkungan dan faktor lainnya yang menyebabkan orang-orang bisa mendapat kesan "Jahat". perilaku "judging" juga bukan tindakan yang jahat, menurut saya itu adalah sifat alamiah manusia. setiap hal buruk pasti tersisip hal baiknya juga. semuanya berpasang-pasangan, negatif - positif, utara - selatan, barat - timur, kanan - kiri, begitupun pria - wanita. *halah* 

intinya, 
jagalah lisan kalian. karena perkataan itu bisa lebih tajam daripada mata pisau. mari instropeksi diri, kalau gak mau dirugikan, janganlah merugikan yang lain. 
because what you do is what you get. law of karma does exist, guys!
dan yang terakhir, marilah untuk saling mengerti dan memberikan pengertian ;)


salam hangat untuk para jomblowan, dan jomblowati yang sedang kedinginan di dalam kamarnya seiring dengan derasnya hujan turun membawa kenangan-kenangan yang turun. ea. #jomblosusahmoveon. 
selam hangat juga untuk jomblowan dan jomblowati yang sedang berbahagia karna yang sudah menemukan pengisi hati yang bersarang laba-laba itu. #jomblosudahmoveon. 


*P.S : sejujurnya, postingan ini udah sedikit keluar konteks dari draft awal yang mau saya publish, tapi lagi-lagi karena empati itu saya gak jadi mempublish konteks yang ada pada draft awal. FYI aja sih, semoga bisa jadi contoh yang baik untuk pembaca dan berkenan membaca tulisan amburadul ini. #apasih #pentingbanget

Subscribe to: Comments ( Atom )

Hit!

About Me

rianindaa
View my complete profile

Blog Archive

  • ►  2026 (2)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2025 (4)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2024 (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2023 (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2022 (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2020 (2)
    • ►  March (2)
  • ►  2019 (2)
    • ►  December (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2018 (5)
    • ►  December (1)
    • ►  March (2)
    • ►  January (2)
  • ▼  2017 (20)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
    • ▼  March (5)
      • Jakarta untuk aku
      • new theme!
      • Free-learning-session: nice to meet you, PHP!
      • Percakapan langka
      • Judge-ing
    • ►  February (3)
    • ►  January (6)
  • ►  2016 (40)
    • ►  December (3)
    • ►  November (7)
    • ►  October (2)
    • ►  August (8)
    • ►  July (3)
    • ►  June (4)
    • ►  April (5)
    • ►  March (4)
    • ►  February (4)
  • ►  2015 (11)
    • ►  November (11)
rianindaa. Powered by Blogger.

Labels

  • 2017 (2)
  • BDP (1)
  • Beasiswa (5)
  • BNI (1)
  • cerita ABG (1)
  • code (1)
  • confidence (1)
  • Danone (1)
  • Data (1)
  • Design (1)
  • drama (1)
  • Edufair (1)
  • fiction (1)
  • friendzone (1)
  • galau (3)
  • Indonesia (4)
  • Informasi (7)
  • Informatics Engineering (3)
  • introvert (1)
  • Jakarta (2)
  • Kemenkeu (1)
  • Korea (2)
  • Kpop (2)
  • Learning (11)
  • life hack (2)
  • LPDP (1)
  • LPDP Edufair 2017 (1)
  • menye (3)
  • MNC Media (1)
  • Mobile Design (1)
  • mood (4)
  • MT Star (1)
  • ODP IT (1)
  • ODP IT BNI (1)
  • Opini (2)
  • Pengalaman (9)
  • percaya diri (2)
  • Perubahan (3)
  • PHP (1)
  • playlist (1)
  • programing (1)
  • Proses Bisnis (1)
  • random (11)
  • Rekruitasi (3)
  • Review (6)
  • Revolusi (1)
  • romance (4)
  • Saybia-the second you sleep (1)
  • self-note (20)
  • SepakBola (1)
  • Sharing (25)
  • tips and trick (3)
  • UX Designer (2)
  • Web Developer (2)
  • Web Drama (1)

SUBSCRIBE

About me

Instagram

Pages

  • Home

recent posts

Press

Flickr Images

Like us on Facebook

3/recentposts

Follow Us

Favorit Post

  • Pengalaman: Seleksi MT STAR Danone 2015
    Hari ini malam long weekend kedua di bulan maret 2016. Nothing special. Jadi hari ini mau sharing tentang pengalaman seleksi MT Star Dano...
  • Pengalaman: ODP IT BNI
    Sebenernya ini pengalaman hampir 1 tahun yang lalu. tapi semoga masih bisa bermanfaat buat kalian.  Sejujurnya sa ya ketagihan nulis tenta...
  • That person and my stupidity
    Am i going to be alright without that person?  They say, as long as it is not an oxygen, you could live well without it.  I was hol...

Labels

Sharing self-note Learning random Pengalaman Informasi Review Beasiswa Indonesia mood romance Informatics Engineering Perubahan Rekruitasi galau menye tips and trick 2017 Jakarta Korea Kpop Opini UX Designer Web Developer life hack percaya diri BDP BNI Danone Data Design Edufair Kemenkeu LPDP LPDP Edufair 2017 MNC Media MT Star Mobile Design ODP IT ODP IT BNI PHP Proses Bisnis Revolusi Saybia-the second you sleep SepakBola Web Drama cerita ABG code confidence drama fiction friendzone introvert playlist programing

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright 2015 Grey zone.
rianindaa's