Free-learning-session: nice to meet you, PHP!

PHP

Dalam bahasa kekinian bagi kaum Galauers, PHP adalah kepanjangan dari Pemberi Harapan Palsu. pasti kalian kenal kan dengan kepanjangan itu? karna pada hakikatnya setiap manusia setidaknya pernah sekali menjadi Pelaku PHP, maupun menjadi Korban PHP. lol.

sudahlah. maksud dan tujuanku posting hari ini bukan untuk bahas PHP yang itu.

PHP dalam dunia per-IT-an, adalah sebuah bahasa skrip yang biasa digunakan untuk membuat aplikasi web-based. Sewaktu kuliah emang dapet 3 sks mata kuliah yang membahas tentang dunia per PHP an. Tapi sejujurnya, ini adalah subjek yang paling saya hiraukan sepanjang perjalanan perkuliahan. Sebenernya penasaran, tapi entahlah kenapa saya menghindari hal-hal yang berbau PHP padahal saya suka dengan aplikasi web-based. Mungkin faktor belum nemuin mentor yang bisa membuka mata tentang betapa serunya mainan PHP ini.

Dan kemarin, akhirnya saya menemukan secercah cahaya terang benderang (alaaeeee.....) tentang betapa asiknya PHP! Yaps. Dapet kesempatan emas ngikutin free-learning-session dari atasan yang masternya coding PHP di kantor dan yang ngebangun aplikasi Intranet kantor. Dari pagi jam 9.00 sampe jam 16.30, di ajarin How to create a page using PHP from the scratch.

Suka nih sama yang gini ini, akhirnya dapet ilmu baru, refresh otak lagi. Sebut aja, Pak Adhi, nama sang mentor PHP yang udah bikin codingan dari sejak saya masuk SD! Dari mulai jamannya PHP 3.0 sampai sekarang udah PHP 7.0. untuk aplikasi intranet yang bertajuk “one platform for all” ini, dia membuat sebuah framework yang memudahkan proses pengembangan aplikasi intranet kantor namanya Wisanggeni. Yang kemaren aku dapet, framework itu mencakup 3 jenis halaman yang dibuat, yang pertama adalah halaman index, yang kedua adalah halaman form dan yang ketiga adalah halaman koneksi database. Karena penggunaan aplikasi internal ini kebutuhannya ada pada 3 halaman inti tersebut, makanya dibuatlah sebuah framework untuk mempermudah.

Dan bener, pas belajar kemaren sih lumayan mudah untuk dimengerti, sempet nyoba sendiri juga ngebuat sebuah halaman pake framework itu di depan Pak Adhi. Tapi karena belum terbiasa jadi masih terbata-bata ngerjainnya. Tapi konsep mengenai PHP dan framework udah nyantol bener, inshaa Allah.

Untuk halaman index, yang isinya tampilan data dalam bentuk tabel. Pertama harus menambahkan include file base yang sudah dibuat. Kemudian menambahkan breadcrumb dengan isi nama halaman, dan tampilkan. Selanjutnya menampilkan judul halaman menggunakan echo. Dibawah judul buat sebuah objek tabel, set judul kolom, set lebar dan align kolom. Tambahkan juga tombol untuk input data ke dalam tabel dengan set string input. Untuk menampilkan data, gunakan query dalam looping while (menambah baris data). Yang terakhir adalah tampilkan footer.

Sebelum masuk ke halaman form, bahas sedikit untuk halaman base, halaman base digunakan untuk setting konten utama halaman. Apakah halaman Full page atau dibagi 2 antara menu dan konten atau yang lainnya. Komponen penting di bagian base adalah meng-include-kan library yang juga dibuat Pak Adhi.

Halaman form, adalah halaman yang digunakan untuk menginputkan data baru ke dalam halaman index. Didalamnya seperti biasa ada include base, menambahkan breadcrumb, juga judul halaman. Konten utamanya yang pasti adalah membuat objek form. tentunya dengan penutup yang sama, footer.

yang terakhir halaman save, koneksi dari form ke database. khusus untuk halaman ini hanya sebagai perantara saja, tidak untuk ditampilkan.

segini aja deh sharenya, sekedar sebagai pengingat ajasih untuk hal-hal yang udah diajarin kemaren. see you! 

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello. Rianindaa here. Jakarta, 14 Mei 1994. hobi menulis, design dan travelling. welcome to my world and enjoy the page!

4 comments: